Hari Selasa ini aku diajarin materi Bahasa Indonesia tentang Puisi . ya ini sudah cukup terkenal dikalangan kita , ya kan? nihh aku mau share dikit aaja ya tentang Puisi
Materi 4 : Puisi
Pengimajian / Pencitraan Puisi adalah kata / susunan kata-kata yg dapat memperjelas /memperkonkret apa yg dinyatakan oleh penyair
Jenis-jenis =
-Dilihat (imaji visual)
-Didengar (imaji auditif)
-Dirasa (hati)
=> contoh imaji visual / dapat dilihat
Setiap kata bertemu , GADIS KECIL BERKALENG KECIL TENGADAH padaku PADA BULAN MERAH JAMBU. Tapi kotaku JADI HILANG TANPA JIWA .
Duniamu yg lebih TINGGI DARI MENARA KATEDRAL . Melintas-lintas di air kotor tapi yg begitu kau HAFAL .
=> ...........
Tuhanku
Aku HILANG BENTUK
remuk
Tuhanku
Aku MENGGEMBARA DI NEGARA ASING
Tuhanku
di pintu-mu aku mengetuk
Aku TIDAK BISA BERPALING.
=> Imaji Auditif (Pendengaran) adalah penciptaan ungkapan oleh penyair , sehingga pembaca seolah mendengarkan suara seperti yg digambarkan penyair
Asmaradana (Goenawan Mohammad)
Ia dengar KEPAK SAYAP KELELAWAR & GUYUR SISA HUJAN DARI DAUN karena angin pada kemuning . Ia dengar RESAH KUDA SERTA LANGKAH PEDATI.
=> Imaji Perasaan , adalah penciptaan ungkapan oleh penyair yg mampu mempengaruhi perasaan sehingga pembaca ikut terpegaruh perasaannya .
Senja di Pelabuhan Kecil (C.Anwar)
Tiada lagi . AKU SENDIRI . Berjalan menyisir Semenanjung MASIH PENAGAP HARAP. Sekali tiba diujung dan SEKALIAN SELAMAT JALAN dari pantai keempat , sedu penghabisan bisa terdekap.
Materi 4 : Puisi
Pengimajian / Pencitraan Puisi adalah kata / susunan kata-kata yg dapat memperjelas /memperkonkret apa yg dinyatakan oleh penyair
Jenis-jenis =
-Dilihat (imaji visual)
-Didengar (imaji auditif)
-Dirasa (hati)
=> contoh imaji visual / dapat dilihat
Setiap kata bertemu , GADIS KECIL BERKALENG KECIL TENGADAH padaku PADA BULAN MERAH JAMBU. Tapi kotaku JADI HILANG TANPA JIWA .
Duniamu yg lebih TINGGI DARI MENARA KATEDRAL . Melintas-lintas di air kotor tapi yg begitu kau HAFAL .
=> ...........
Tuhanku
Aku HILANG BENTUK
remuk
Tuhanku
Aku MENGGEMBARA DI NEGARA ASING
Tuhanku
di pintu-mu aku mengetuk
Aku TIDAK BISA BERPALING.
=> Imaji Auditif (Pendengaran) adalah penciptaan ungkapan oleh penyair , sehingga pembaca seolah mendengarkan suara seperti yg digambarkan penyair
Asmaradana (Goenawan Mohammad)
Ia dengar KEPAK SAYAP KELELAWAR & GUYUR SISA HUJAN DARI DAUN karena angin pada kemuning . Ia dengar RESAH KUDA SERTA LANGKAH PEDATI.
=> Imaji Perasaan , adalah penciptaan ungkapan oleh penyair yg mampu mempengaruhi perasaan sehingga pembaca ikut terpegaruh perasaannya .
Senja di Pelabuhan Kecil (C.Anwar)
Tiada lagi . AKU SENDIRI . Berjalan menyisir Semenanjung MASIH PENAGAP HARAP. Sekali tiba diujung dan SEKALIAN SELAMAT JALAN dari pantai keempat , sedu penghabisan bisa terdekap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar